With you, in your motherhood journey

Alergi makanan yang mengandung susu

Jika bayi Anda mengalami kesulitan diberi ASI atau berat badannya tidak meningkat sebagaimana mestinya, mungkin  dia mengalami alergi atau intoleransi. Ibu sebaiknya meminta saran dokter Ibu, atau tanyakan pada kami.

dr. Rismala Dewi, Sp AK
Konsultan Medis Anak
Ibu dari 4 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Alergi atau intoleransi? 

 

 Ada dua jenis reaksi yang mungkin dialami oleh bayi Ibu terkait masalah makanan bayi; yaitu alergi dan intoleransi.

 

Alergi produk yang mengandung susu  

 

Apa gejala alergi produk mengandung susu?

 

Gejala alergi ini bisa berupa ruam, diare, muntah, kram perut, gatal-gatal, eksim dan kesulitan bernafas.

 

Makanan bayi apa yang bisa menyebabkan alergi?

 

Alergi bisa dipicu oleh produk makanan bayi yang mengandung zat yang berasal dari susu sapi. Sangat mungkin terjadi jika ternyata Ibu yang menyusui ternyata habis mengkonsumsi susu atau produk olahan susu.

Jika bayi Ibu alergi produk dengan kandungan susu sapi, kemungkinan besar ia pun alergi terhadap susu kambing karena protein yang terkandung di kedua jenis susu ini memiliki kemiripan.

Alergi tersebut biasanya mudah dideteksi, dengan uji darah atau uji tusuk kulit yang sederhana

 

Pemberian makanan bayi untuk bayi alergi

 

Ibu tidak perlu menduga-duga kandungan susu dalam semua produk makanan atau minuman. Semua produk makanan bayi dengan jelas mencantumkan kandungan gizinya. Begitu juga tertulis apakah mengandung susu apa Jadi jika Ibu ragu-ragu, periksalah labelnya sebelum memberikannya kepada bayi Ibu untuk menghindarinya dari alergi.

 

Apakah alergi terhadap produk mengandung susu sapi ini wajar?

 

Alergi makanan bayi berdasar susu sapi dialami oleh sekitar 2 -7% bayi berusia di bawah 1 tahun. Mereka biasanya tidak lagi alergi saat menginjak usia tiga tahun. Sekalipun begitu, ada juga anak yang berusia sekitar lima tahunan, bahkan usia dewasa, yang mengalami alergi susu.

 

Intoleransi produk mengandung susu

 

Intoleransi makanan bayi yang mengandung susu berbeda dengan alergi, meski beberapa gejalanya mungkin mirip.

 

  • Gejala intoleransi mencakup eksim, diare, muntah, kram perut (tidak termasukK gatal-gatal dan kesulitan bernafas).

  •  

  • Intoleransi produk mengandung susu tidak akan tampak dalam uji darah atau tusuk kulit.

  •  

  • Anda perlu mencari tahu bayi Ibu intoleransi terhadap protein atau laktosa dalam makanan bayi. Jika intoleransi terhadap protein, bayi Ibu mungkin masih bisa makan produk yang mengandung susu sapi. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah berkonsultasi dengan dokter Ibu.

 

Makanan bayi bayi alternatif

 

Jika bayi Ibu mengalami alergi atau intoleransi terhadap makanan bayi mengandung susu sapi, jangan cemas. Banyak makanan bayi alternatif yang tersedia. Makanan bayi alternatif ini terbuat dari protein kedelai atau soya. Agar lebih aman, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter Ibu.

 



©2009 Nutricia Indonesia. All rights reserved.