Home > Bayi Saya > Imunitas pada bayi > Membentuk Imunitas Bayi
Kepastian ibu dalam memberikan imunitas terbaik untuk bayi diawali dengan pemahaman yang tepat mengenai makna Imunitas itu sendiri. Baca informasi lengkapnya di bagian ini.
Dr. RiniKonsultan Tumbuh KembangIbu dari 3 anak
Bagaimana awal terbentuknya sistem imunitas bayi
Perkembangan sistem imunitas bayi sejatinya sudah dimulai saat masih berbentuk janin di rahim ibu. Pertumbuhannya kian sempurna dan lengkap setelah bayi lahir.
Saat masih menjadi janin di dalam rahim sang ibu, bayi mendapatkan antibodi melalui plasenta. Antibodi “pasif” ini melindunginya dari serangan penyakit selama masih dalam kandungan. Janin sangat bergantung kepada sang ibu untuk melindungi dirinya.
Perkembangan sempurna sistem imunitas bayi memerlukan paparan dengan benda asing yang disebut dengan antigen. Dalam rahim, paparan dengan antigen sangat terbatas, sehingga perkembangan sisem imunitas bayi hanya dapat terjadi setelah lahir.
Segera setelah lahir, bayi berpindah dari lingkungan yang “steril” ke lingkungan “non steril” di mana ia terpapar pada lingkungan yang dipenuhi oleh bakteri. Kontak awal adalah dengan bakteri pada usus, vagina, puting susu dan kulit sang ibu. Perpindahan bakteri ini membentuk basis mikroflora usus pada bayi yang baru lahir, yang kelak berperan penting dalam perkembangan sistem imunitas bayi.
Kembali ke halaman sebelumnya Kembali ke atas