With you, in your motherhood journey

Membentuk Imunitas Bayi

Kepastian ibu dalam memberikan imunitas terbaik untuk bayi diawali dengan pemahaman yang  tepat mengenai makna Imunitas itu sendiri. Baca informasi lengkapnya di bagian ini.

Dr. Rini
Konsultan Tumbuh Kembang
Ibu dari 3 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Bagaimana awal terbentuknya sistem imunitas bayi

 

Perkembangan sistem imunitas bayi sejatinya sudah dimulai saat masih berbentuk janin di rahim ibu. Pertumbuhannya kian sempurna dan lengkap setelah bayi lahir.

 

Saat masih menjadi janin di dalam rahim sang ibu, bayi mendapatkan antibodi melalui plasenta. Antibodi “pasif” ini melindunginya dari serangan penyakit selama masih dalam kandungan. Janin sangat bergantung kepada sang ibu untuk melindungi dirinya.

 

Perkembangan sempurna sistem imunitas bayi memerlukan paparan dengan benda asing yang disebut dengan antigen. Dalam rahim, paparan dengan antigen sangat terbatas, sehingga perkembangan sisem imunitas bayi hanya dapat terjadi setelah lahir.

 

Segera setelah lahir, bayi berpindah dari lingkungan yang “steril” ke lingkungan “non steril” di mana ia terpapar pada lingkungan yang dipenuhi oleh bakteri. Kontak awal adalah dengan bakteri pada usus, vagina, puting susu dan kulit sang ibu. Perpindahan bakteri ini membentuk basis mikroflora usus pada bayi yang baru lahir, yang kelak berperan penting dalam perkembangan sistem imunitas bayi.



©2009 Nutricia Indonesia. All rights reserved.