With you, in your motherhood journey




Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Siapkan si kecil untuk melepas popok sejak dini. Tapi kapankah sebaiknya potty training diperkenalkan kepada si kecil?

 

Potty training atau melatih BAB di toilet bisa dilakukan sejak dini, namun setiap anak memiliki kesiapan berbeda-beda. Tapi sebaiknya potty training dilakukan setelah berusia 18 bulan. Sebab setelah usia 18 bulan, si kecil telah mampu berdiri sendiri, duduk dan telah memiliki jadwal BAB yang teratur.

 

Namun jangan khawatir jika si kecil baru mulai belajar atau mau menunjukkan keinginan untuk belajar ke toilet saat menginjak usia 24 bulan. Sebab bisa saja mereka belum mampu mengontrol keinginan buang air kecil atau BAB, sehingga proses training harus dilakukan secara bertahap.

 

Bagaimana cara melakukan potty training?

 

  • Lakukan training selama tiga bulan. Jika selama periode itu ia masih belum berhasil melakukannya, besar kemungkinan si kecil belum siap. Sehingga Anda juga harus lebih sabar melakukan training-nya.

  • Gunakan potty (tempat duduk khusus potty training) atau dudukan toilet khusus balita agar ia merasa nyaman.

  • Ajak si kecil untuk duduk diatas potty selama 15-20 menit, agar ia tahu bagaimana cara BAB dan buang air kecil yang benar.

  • Beri penjelasan bahwa Anda merasa senang jika ia melakukan BAB atau buang air di potty.

  • Anak laki-laki biasanya lebih sulit untuk melakukan buang air di potty, sebaiknya Anda memberikan potty yang lebih tinggi untuk mereka atau ajarkan langsung untuk buang air di toilet dewasa, namun dengan bantuan pijakan pendek.

  • Jangan paksa si kecil untuk bisa melakukannya. Biarkan ia melakukan sesuai dengan kemampuannya, lakukan secara bertahap.

  • Jangan marahi jika ia masih belum bisa mengontrol buang air kecil dan BAB-nya. Sebab kemampuan syarafnya mengontrol BAB dan buang air kecil baru saja terbentuk.

  • Berikan pujian jika ia bisa melakukannya dengan baik.

  • Gunakan kata kode untuk pergi ke toilet.

  • Jika popoknya basah, ingatkan agar ia memberi tahu Anda.



©2009 Nutricia Indonesia. All rights reserved.