With you, in your motherhood journey

Apakah pola makan mempengaruhi ASI?

Ibu  pasti menyadari bahwa apa yang Ibu makan atau minum, akan mempengaruhi rasa dan komposisi ASI Ibu. Seperti halnya orang dewasa, bayi Ibu mungkin tidak menyukai rasa tertentu. Ibu bisa belajar dari pengalaman ibu lainnya dalam forum kami.

Ibu Gitta Saifuddin – van Engelen
Konsultan Perawatan Ibu & Bayi
Ibu dari 2 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Apa yang Ibu makan akan mempengaruhi ASI
 

Makanan Ibu bisa mempengaruhi bayi lewat pemberian ASI (terutama pada rasa ASI). Hindari makanan berbumbu tajam atau pedas juga kafein karena bisa menjadi stimulan bagi bayi seperti kembung, diare, alergi atau masalah lain.

Makanan yang mungkin perlu Ibu hindari

Berikut adalah jenis makanan/minuman yang dapat mempengaruhi bayi melalui ASI:

  • Makanan pedas dan berbumbu tajam dapat menimbulkan gangguan pencernaan.

  • Kafein yang ada dalam minuman Ibu, bukan hanya membuat Ibu terjaga tapi juga membuat bayi sulit tidur sehingga waktu istirahat Ibu pun berkurang Padahal Ibu butuh istirahat untuk kembali mengurus bayi esok harinya.

  • Produk olahan susu, bawang bombay, kubis mungkin membuat bayi Ibu kembung dan kolik
      

Apakah bayi Ibu alergi terhadap sesuatu yang baru Ibu makan?

Bila bayi Ibu mengalami gangguan pencernaan atau ruam setelah disusui, ia mungkin alergi terhadap sesuatu yang baru Ibu makan. Susu sapi, kacang, gandum, ikan dan telur adalah beberapa makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi.

Jika itu terjadi, untuk sementara hindari makanan atau minuman yang menurut Ibu menyebabkan alergi. Coba lagi lain hari dan lihat apakah ada reaksi. Kecuali ada riwayat alergi dalam keluarga dari makanan tertentu, hindari sama sekali makanan tersebut. Buat catatan harian tentang makanan yang Ibu konsumsi untuk memudahkan dalam melacak bagaimana respons bayi mereka setelah disusui. 


 



©2009 Nutricia Indonesia. All rights reserved.