With you, in your motherhood journey

Tips libatkan suami saat persalinan

Mengajak suami ke kelas senam hamil sangat baik untuk melibatkannya sejak dini. Kehadirannya disisi ibu tak kalah pentingnya dengan kehadiran dokter. Tanyakan pada kami bagaimana melibatkan suami lebih lanjut.

dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OG
Konsultan ObGyn
Ayah dari 2 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Yakinkan suami Ibu

Terkadang para ibu terlalu memikirkan persalinan dan kelahiran yang akan dihadapi dan seakan melupakan peran ayah. Melibatkan calon ayah sejak dini sejak proses kehamilan sangat berarti bagi suami ibu. Dan kebersamaan yang terbentuk sejak masa kehamilan akan membantu ia memahami proses kelahiran bayi kelak dan menyiapkannya menjadi ayah.



Bicarakan dengan suami

Bicara terbuka dengan suami dapat mengurangi perasaan khawatir ibu dan juga suami. Percaya atau tidak, suami ibu juga memiliki perasaan gugup dan tegang seperti ibu. Ajaklah bicara dan minta ia untuk selalu berada di samping ibu. Ibu akan sangat membutuhkan keberadaannya dan suami ibu pun merasa sangat membantu ibu dalam proses persalinan.

Peran Ayah Saat Persalinan

Bukan hanya saat mempersiapkan kelahiran, calon ayah juga bisa terlibat saat persalinan.

  • Biarkan suami memijat lembut punggung Ibu untuk mengurangi rasa nyeri.  Sentuhan dapat memberikan keajaiban. Hanya dengan pelukan atau usapan pada punggung berarti bahwa suami selalu ada di samping Ibu.

  • Mintalah suami membantu membetulkan posisi Ibu saat Ibu kehabisan energi. Atau membetulkan letak bantal agar Ibu lebih nyaman.

  • Kata-kata penyemangat dari suami memberi kekuatan ketika Ibu merasa lelah dan tidak bertenaga.




©2009 Nutricia Indonesia. All rights reserved.